Home / Berita KPU Manado / KPU Kota Manado Gelar Rakor Mutarlih bersama Stakeholder

KPU Kota Manado Gelar Rakor Mutarlih bersama Stakeholder

KPU Kota Manado – Daftar Pemilih merupakan elemen yang sangat penting dalam penyelengaraan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, maka itu Komisi Pemilihan Umum Kota Manado menggelar rapat koordinasi terkait pemutakhiran daftar pemilih bersama stakeholder terkait bertempat di Aula KPU Kota Manado, Kamis, 13 Februari 2020.

Rapat koordinasi (rakor) ini dihadiri Bawaslu Kota Manado, Dinas Kesehatan Kota Manado dan perwakilan rumah sakit yang ada di Kota Manado. Rakor ini pun lebih membahas tahapan Pemutakhiran Data Pemilih.

Dari beberapa rumah sakit yang diundang KPU Kota Manado, yang dapat hadir pada rakor hari ini RSUP Prof Kandou, Siloam Hospitals Manado, RSU Pancaran Kasih, RS. Permata Bunda dan RS. Tingkat IV Lanud Sam Ratulangi. Rakor ini juga bertujuan menginventarisir permasalahan yang akan muncul di lapangan nantinya dan secara bersama-sama mencari solusinya.

Ketua KPU Kota Manado Jusuf Wowor yang didampingi empat komisioner bersama sekretaris membuka Rapat ini dan menyampaikan, kegiatan ini dilakukan guna membahas persiapan untuk memasuki masa pemilihan kepala daerah (Pilkada) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado yang akan diselenggarakan serentak pada 23 September 2020.

“Data pemilih tetap adalah hal paling awal untuk diperhatikan memasuki tahapan persiapan Pilkada 2020. Oleh karena itu, stakeholder terkait diharapkan dapat membantu kelancaran pemutakhiran dan pencocokan data pemilih tetap,” ungkap Wowor.

Setelah dibuka Ketua KPU Kota Manado, rakor ini pun langsung dipimpin Abdul Gafur Subaer sebagai Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi yang membidangi pemutakhiran data pemilih. Gafur menyatakan bahwa KPU Kota Manado berkomitmen untuk menjaga seluruh hak pilih masyarakat Kota Manado termasuk masyarakat yang dirawat di rumah sakit, sehingga diminta kerjasama dari Rumah Sakit untuk membantu KPU dalam pemutakhiran data pemilih dengan mengusulkan minimal salah satu staf untuk menjadi penghubung antara KPU Kota Manado dan Rumah Sakit sehingga bisa lebih mempermudah koordinasi dengan pihak rumah sakit.

“Dalam pemutakhiran data pemilih, KPU Kota Manado tidak bisa bekerja sendiri dan terbuka bagi siapa saja yang akan memberi tanggapan ataupun masukan yang dapat membuat data pemilih lebih berkualitas,” ucap Gafur.

Lanjutnya, bagi KPU data pemilih akan menjadi basis data paling awal, untuk melakukan tahapan awal dalam penganggaran logistik dan berbagai perlengkapan pemilih lainnya.

(lauma)

Check Also

DKPP RI ‘Warning’ Anggota PPK

Manado – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado terus mensosialisasikan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *