Home / Berita KPU Manado / KPU Manado Gelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Ke Basis Pemuda, Pemilih Pemuda, dan Pemilih Pemula

KPU Manado Gelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Ke Basis Pemuda, Pemilih Pemuda, dan Pemilih Pemula

KPU Kota Manado – Rabu 07 Oktober 2020, KPU Manado gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Walikota dan Wakil Walikota Manado Tahun 2020 untuk Basis Pemuda, Pemilih Pemuda, dan Pemilih Pemula, bertempat di Manado Quality Hotel.

Acara ini dibuka langsung oleh ketua KPU Kota Manado pada jam 16.30 Wita. Sebelum acara ini dimulai, registrasi peserta dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Dalam Sambutannya sebagai Ketua KPU Kota Manado, Jusuf menyampaikan selamat datang dan terima kasih telah hadir dalam kegiatan Sosialisasi hari ini, dimana kegiatan ini merupakan sesi ketiga dalam penyelenggaraan Sosdiklih hari ini, lewat basis perempuan dan basis keagamaan yang sudah di laksanakan tadi.

“Terkait agenda sosialisasi ini kalau kita tidak hadir sangat disayangkan. Untuk itu kepada bapak ibu undangan yang sudah hadir agar dapat menggunakan kesempatan yang ada dengan sebaik mungkin.” tambah Wowor.

Dalam kesempatan ini, Wahyudin Ukoli Selaku Pemateri dalam sesi ketiga ini menyampaikan bahwa, Sesuai amat konstitusi, pemilu merupakan sarana perwujudan kedaulatan rakyat, maka KPU akan terus berupaya meyelenggarakan pilkada yang berintegritas sehingga jumlah partisipasi pemilih akan meningkat di kota mando. Untuk itu saya sampaikan kepada seluruh anak muda, mari kita sama sama sukseskan pemilihan walikota dan wakil walikota manado tahun 2020.

“Golput sangat tidak baik untuk di lakukan. Hal ini akan menjadi problem terlebih situasi pilkada saat ini ada dalam masa pandemi”. Untuk itu sebagai kaum muda, pemilih pemula dan pemilih pemuda, kita sosialisasikan “nda bagus ba golput”. Tambah Ukoli.

Dalam kesempatan lain, Komisioner KPU Kota Manado Ismail Harun menyampaikan bahwa. Di beberapa kesempatan ketika kami mengisi materi, ada sebagian yang menanyakan kenapa pilkada ini diselneggarakan pada saat ditengah pandemic. Setiap bertemu dengan pertanyaan seperti itu saya menjelaskan bahwa, tidak ada yang bisa menggaransikan pandemic ini berakhir. Di situasi pandemic ini kami harus mengambil resiko pada saat pilkada dilaksanakan di tengah pademi. Maka di tahun 2020 inilah memontumnya, kalopun pada saat ini masih ada yang kurang maka akan diperbaiki selanjtnya.

Check Also

SK dan BA Penetapan Calon Terpilih Pilakada 2020

BA PENETAPAN CALON TERPILIH SK PENETAPAN CALON TERPILIH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *